Théâtre du Miraglace

Untuk tamu yang terhormat — bienvenue, willkommen, dan selamat datang!
Anda telah tiba di Théâtre du Miraglace, tempat mimpi mengenakan kostum dan kebenaran berbicara dalam teka-teki.
Silakan duduk. Dan ingatlah: pertunjukan ini pun mengingat Anda.
Kini... biarkan ilusi dimulai!
P.S : Untuk menikmati setiap detail yang tersaji dengan utuh, penonton dianjurkan membuka carrd melalui PC


Mereka yang mencari panggung tahu ke mana harus melangkah.

TENTANG

Estrella | 20↑ | SHE/HER | INTP
Teater 夢 semi-arsip ini dimiliki oleh lakon berjudul Fleur de Maris yang dibintangi oleh Shu Itsuki dari Ensemble Stars, serta Estrella Mizukami.
Persona digunakan dalam hubungan yumeship. Maka, dengan hormat: jangan memproyeksikan dirimu pada dirinya, dan jangan pula menganggap kami sebagai dua aktor terpisah dalam lakon ini.
Semua karya yang dibagikan di sini merupakan hasil cipta pribadi, kecuali bila disebutkan ada tangan lain yang turut berkarya. (Karya hasil komisi akan selalu mencantumkan nama seniman dan penulisnya.)
Saat ini, ketertarikan meliputi Ensemble Stars, Morimens, NieR Replicant, NieR: Automata, Path to Nowhere, Reverse: 1999, Drakengard, BanG Dream!, Bloodborne, HoYoverse titles, Taisho x Alice, Virche Evermore, Yuri (GL) genre, teater musikal, dan masih banyak lagi.
P.S. Bila ingin menilik layanan komisi seni, panggungnya telah tersedia di sini:
Celestara Sanctum


Tirai terbuka, namun setiap panggung punya aturan masing-masing.

SYARAT MEMASUKI TEATER

Catatan Sebelum Pertunjukan Dimulai — BYF
1. Pemilik teater berbicara dalam Bahasa Indonesia, kadang diselingi Bahasa Inggris.
2. Silakan bisukan atau blokir bila isi pertunjukan ini menimbulkan ketidaknyamanan.
3. Jangan mengikuti tanpa izin terlebih dahulu. Upaya berulang akan langsung diblokir permanen.
4. Jika memiliki masalah dengan pemilik, jangan ragu untuk mengirim pesan pribadi.
5. Energi untuk interaksi sosial pemilik sangat terbatas. DM terbuka, namun balasan akan diberikan sesuai energi dan waktu luang yang tersedia.
6. Konten yang ditampilkan umumnya mengangkat tema bittersweet, angst, dan/atau DD:NE, terkadang dengan unsur laut dan trauma diakibatkan kekerasan (umumnya bersifat implisit).
7. Pemilik juga terdapat ketertarikan pada laut, bintang, darah, gore, artistic nudity, dan kanibalisme (terutama sebagai bentuk cinta). Hal-hal ini bisa muncul dalam karya, biasanya tersirat. Konten eksplisit akan diberi penanda.
8. Pemilik teater tidak tergabung dalam subtwt mana pun, termasuk yumetwt. Mohon tidak menyematkan label demikian.
9. Pemilik sangat selektif terhadap headcanon Shu Itsuki; jika dibisukan, mungkin itu alasannya.
10. Pemilik teater suka membagikan konten dari pertunjukan milik mutual. Konten ini mencakup BL dan GL.
11. Tidak menggunakan permatags.
12. Tidak menggunakan tagar yumeship untuk seluruh konten.
13. Lebih menyukai panggung yang didedikasikan khusus untuk yume, dan bersikap selektif terhadap yang tidak menampilkan label secara jelas (kecuali bila terlebih dahulu diundang secara pribadi).
14. Mohon, jika memungkinkan, hindari menyebut nama lengkap Estrella maupun Shu. Sebagai gantinya, cukup panggil dengan Est atau St untuk Estrella dan Sh untuk Shu agar tidak muncul di kolom pencarian.
15. Pemilik memiliki fobia terhadap ruang gelap dan sempit jadi akan sangat diapresiasi jika ketika mengunggah konten sedemikian rupa untuk dapat diberi penanda.
16. Pemilik terkadang menyebut diri sendiri dengan orang ketiga (misalnya: “Estrella hari ini...”) dan cenderung menggunakan bahasa Indonesia yang agak kaku.
17. Pemilik sering menggunakan “kami” atau menyebut nama yumeship saat membicarakan tentang yumeship, dan menggunakan “aku/dia/Estrella” saat membicarakan tentang persona.
18. Pemilik tidak lagi menerima mereka yang memiliki yume melibatkan Rinne Amagi dan Midori Takamine (Ensemble Stars). Ini sebagai langkah antisipasi bagi mereka yang memiliki yume dengan karakter tersebut, karena ada kalanya pemilik memiliki konten yang menampilkan mereka sebagai kameo ataupun dalam kolaborasi.
19. Pemilik teater merupakan seorang himejoshi yang berarti pemilik teater menyukai genre yuri / GL.
19. Per 31/10/2025, pemilik teater tidak akan menerima penonton yang melakukan yume dengan karakter dari Love and Deepspace, maupun mereka yang tidak yume di Love and Deepspace namun sering mengirim lovemail kepada karakter dari pertunjukan tersebut.
20. Per 31/10/2025, pemilik teater akan sangat selektif dalam menerima penonton yang melakukan yume dengan karakter Amphoreus dari Honkai Star Rail.
Catatan tambahan: bagi para penonton yang telah menjadi mutual sebelum pengumuman ini dibuat, tidak ada masalah, kalian tetap diterima dengan hangat.


Para Penonton yang Ditolak Masuk — DNI
1. Mereka yang datang dengan niat buruk. Jangan datang hanya untuk mengintai, jangan berpura-pura menyukai hanya untuk menjelekkan di balik tirai, jangan bersikap seolah menghormati batasan jika kenyataannya tidak, dan jangan memalsukan batas pribadi hanya demi diterima.
2. Memiliki atau pernah memiliki yume dalam bentuk apapun dengan Shu Itsuki, entah itu yume romantis / queerplatonic, rute alternatif di mana Shu adalah kekasih, Shu sebagai mantan kekasih OC/sona, atau yume platonik dengan Shu di mana perannya sangat besar dalam latar cerita OC/sona.
3. Memiliki Shu Itsuki (Ensemble Stars) dan 9S (NieR: Automata) sebagai kamioshi maupun saioshi.
4. Berusia di bawah 18 tahun.
5. Mereka yang berlagak suci namun menusuk dari belakang.
6. Aktif terlibat dalam drama.
7. Yumenushi internasional / barat.
8. Memiliki fobik terhadap LGBTQIA+.
9. Albeist.
10. Menganggap fiksi = realitas.
11. Mendukung AI generatif.
12. Mendukung Israel.
13. Menganggap yumeshipping sebagai ajang kompetisi hingga memiliki tendensi untuk ingin menjatuhkan orang lain karenanya.
14. Melakukan PQRT untuk menjatuhkan orang lain.
15. Melihat ketelanjangan hanya dari kacamata seksual, atau membahas ketelanjangan non-seksual dengan cara yang melecehkan.
16. Jika memilih nomor 02 secara sadar dan merupakan pendukung fanatiknya, mohon jangan berinteraksi. Bila merupakan penjilat Mulyono & kroninya, jauhkan langkah dari panggung ini.


Dan kini, marilah kita temui mereka yang berani mengenakan topeng.

Pemeran

Pengantar
*Sebuah kisah di mana Keabadian berani menatap kembarannya, Kefanaan.
Tiada yang tampak seperti apa adanya, dan segalanya bermakna lebih dari seharusnya.
Pas de deux antara yang tetap tinggal dan yang perlahan menghilang. Hanya bisikan dari yang tak pudar, kepada yang segera sirna.
— Catatan Produksi
☙ Pertunjukan ini menampilkan dua tokoh utama: Shu Itsuki (🌹) dan Estrella Mizukami (🌌). Bersama, mereka dapat dikenal oleh penonton sebagai Fleur de Maris atau cukup dengan nama ShSt.
☙ Pentas ini memiliki kebijakan STRICTLY NO SHARING.
☙ Walau Shu kerap memegang peran dominan, ada kalanya Estrella mengambil peran ini. Karena itu, sang pemilik tidak keberatan atas pembalikan atau kaburnya peran.
Hubungan antara Shu dan Estrella sengaja dibiarkan ambigu. Hal ini dilakukan karena relasi keduanya terus berkembang tergantung timeline yang mungkin tidak selalu dijelaskan secara eksplisit dalam catatan program. Bila tidak ada petunjuk waktu yang jelas dalam catatan program ketika konten diunggah, maka hubungan mereka dianjurkan untuk dipahami sebagai sebuah hubungan tanpa status.
☙ Fleur de Maris tampil pula dalam berbagai panggung alternatif di mana peran, latar belakang, nama, hingga busana mereka berubah mengikuti skenario. Tak jarang pula, gaya rambut pun dipoles berbeda.
Satu-satunya panggung di mana Fleur de Maris saling menyimpan perasaan romantis hanyalah pada pentas utama. Di semua panggung alternatif lainnya, tak ada kisah cinta dua arah. Jikapun romansa hadir, ia hanya berjalan searah, lirih dari satu sisi.
☙ Fokus tematik dari lakon ini cenderung mengarah pada cinta yang dewasa, jauh dari romansa ringan atau jenaka. Terkadang, pertunjukan ini menjelajahi ranah yang sugestif dan gelap, seringkali dibawakan secara simbolis, namun sesekali juga dengan kejujuran yang gamblang.
Disarankan kebijaksanaan penonton.


Lampu meredup, gema memudar, dan siklus pun dimulai kembali.